Blog

Perlindungan dan Pelestarian Lingkungan Dari Air Limbah

Dalam rangka merawat keseimbangan pada kesedian air yang cenderung menurun dan keperluan air yang makin lama meningkat, maka sumber energi air perlu dikelola dengan perhatikan fungsi sosial, lingkungan hidup dan ekonomi secara selaras.

Dalam deskripsi ini disampaikan mengenai:

Perlindungan dan Pelestarian Lingkungan

Air Limbah

Fungsi Instalasi Pengelolaan Air Limbah

Persyaratan Teknis Pengelolaan Air Limbah

Sebagaimana telah diatur dalam Pasal 21 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 mengenai Sumber Daya Air, mengatakan bahwa dukungan dan pelestarian sumber air ditujukan untuk merawat dan melestarikan sumber air beserta lingkungan keberadaannya pada rusaknya atau gangguan yang disebabkan oleh energi alam, termasuk kekeringan dan yang disebabkan oleh tindakan manusia.

Perlindungan dan Pelestarian Lingkungan

Perlindungan dan pelestarian sumber energi air dilakukan melalui beberapa cara, yaitu:

Pemeliharaan kelangsungan fungsi resapan air dan daerah tangkapan air.

Pengendalian pemanfaatan sumber air.

Pengisian air pada sumber air.

Pengaturan prasarana dan layanan sanitasi.

Perlindungan sumber air dalam hubungannya dengan aktivitas pembangunan dan pemanfaatan lahan pada sumber air.

Pengendalian pengolahan tanah di daerah hulu.

Pengaturan daerah sempadan sumber air.

Rehabilatasi hutan dan lahan.

Pelestarian hutan lindung, kawasan suaka alam, dan kawasan pelestarian alam dengan penggunaan Flow Meter Air Limbah.

Mengingat air merupakan sumber kehidupan, maka pemerintah melalui UU No. 7 Tahun 2004 mengatur sehingga tiap tiap orang atau badan bisnis dilarang laksanakan aktivitas yang memicu rusaknya sumber air dan prasarananya, mengganggu upaya pengawetan air, dan memicu pencemaran air.

Air Limbah

Air limbah adalah sisa dari suatu bisnis dan/atau aktivitas yang berupa cair, dimana seumpama segera dibuang ke fasilitas lingkungan jika diatas baku kualitas maka akan memicu rusaknya lingkungan.

Merujuk pada Pasal 21 ayat (2) huruf d UU No. 7 Tahun 2004 mengenai Sumber energi air, pemerintah telah mengingatkan akan pentingnya pengaturan prasarana dan layanan sanitasi, dalam perihal ini adalah air limbah dan persampahan untuk dukungan dan pelestarian sumber energi air.

Untuk itu diperlukan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang merupakan struktur yang dirancang untuk menghilangkan limbang biologis dan kimiawi dari air, sehingga sangat mungkin air selanjutnya untuk digunakan pada aktivitas yang lain (Wikipedia).